Pilpres 2019

BPN Prabowo-Sandi: Jangan Sampai Provokasi Justru Hadir dari Aparat

Kata Dahnil Anzar, pihaknya sejak awal sudah mengeluarkan imbauan kepada pendukung Prabowo-Sandi untuk tenang dan damai.

BPN Prabowo-Sandi: Jangan Sampai Provokasi Justru Hadir dari Aparat
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak saat berada di gedung MTA, Jalan Ronggowarsito, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Minggu (23/12/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak angkat bicara terkait pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang akan menindak tegas setiap mobilisasi massa usai Pemilu 2019.

Menurut Dahnil jangan sampai justru provokasi timbul dari aparat penegak hukum sendiri.

Alasannya pihaknya sejak awal sudah mengeluarkan imbauan kepada pendukung Prabowo-Sandi untuk tenang dan damai.

"Jangan sampai provokasi itu justru hadir dari aparatur hukum."

"Pak Prabowo kan sudah sejak awal menyampaikan agar seluruh pendukung tenang dan damai tidak ada satu pun yang boleh lakukan tindakan anarkitis itu catatan sejak awal," ujar Dahnil di Kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (18/4/2019).

Yakin Akurasi Quick Count Capai 99 Persen, Jokowi Tetap Sabar Menunggu Hasil Resmi KPU

Dahnil menyarankan kepada Kapolri untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang justru menakut-nakuti mayarakat.

Karena kubu koalisi Adil dan Makmur juga memiliki tanggungjawab untuk membuat masyarakat tenang.

"Oleh sebab itu kami selalu nyatakan tetap tunggu real count karena itu yang kita tunggu sama-sama,"katanya.

Prabowo-Sandi menurut Dahnil hanya menghimbau kepada relawannya untuk terus mengawal proses rekapitulasi suara dengan mengumpulkan formulir C1.

Bertemu Purnawirawan Pejuang di Kertanegara, Prabowo Disapa dengan Sebutan Presiden

Baca: Update Mayat Perempuan Hamil di Pinggir Tol Jagorawi: Ada Bekas Jejak Kaki Pada Tubuh Korban

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved