Demokrat Bantah soal Instruksi SBY Menarik Semua Kader dari BPN Prabowo-Sandi

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menginstruksikan menarik semua kadernya yang ditempatkan di BPN Prabowo-Sandi.

Demokrat Bantah soal Instruksi SBY Menarik Semua Kader dari BPN Prabowo-Sandi
Rizal Bomantama
Salam komando SBY dan Prabowo Subianto usai pertemuan keduanya selama 3 jam 20 menit di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, membantah bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menginstruksikan menarik semua kadernya yang ditempatkan di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Amir membenarkan ada surat SBY berisi sejumlah instruksi.

Salah satunya, SBY menginstruksikan kader untuk rapat konsolidasi dan monitoring pasca Pemilu di WP41 atau Wisma Proklamasi Nomor 41 Kantor DPP Demokrat.

"Kemarin bukan menarik diri, tetapi kan kami ada rapat khusus ya, monitoring khusus di WP41," kata Amir saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/4/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Amir juga menjelaskan, sikap partai Demokrat saat ini sesuai dengan poin kedua dalam instruksi SBY yaitu tidak terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi.

Ia menegaskan, kepentingan NKRI di atas kepentingan partai.

"Bagi Demokrat NKRI lebih utama daripada partai," ujar Amir.

Ingatkan Kader Demokrat Tahan Diri, AHY Juga Minta Elite Partai Lain Jadi Teladan Masyarakat

Ia mengatakan, sikap Demokrat pasca pemilu tetap menunggu hasil final yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut dia, deklarasikan kemenangan akan lebih tepat jika hasil dari KPU telah diumumkan.

"Real count yang akan di rekapitulasi ya, secara resmi ini sesuai dengan undang-undang, oleh karena itu, saya berpendapat tidak ada yang lebih relevan untuk mendeklarasikan kemenangan kecuali KPU nantinya," kata dia.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved