Mengenal Badong, Celana Dalam Anti Selingkuh Koleksi Mangkunegaran Solo
Pada jaman dahulu, masyarakat percaya badong bisa menjaga keutuhan rumah tangga orang yang memilikinya.
Penulis: Galuh Palupi Swastyastu | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Galuh Palupi Swastyastu
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Museum Pura Mangkunegaran Solo di Jl Ronggowarsito, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah mempunyai koleksi unik.
Koleksi tersebut bernama badong.
Badong merupakan cawat atau celana dalam yang terbuat dari logam mulia.
Pada jaman dahulu, masyarakat percaya badong bisa menjaga keutuhan rumah tangga orang yang memilikinya.
"Dahulu badong ini dipercaya bisa menghindarkan seseorang dari perselingkuhan," kata abdi dalem Pura Mangkunegaran, Joko Pramudyo, Kamis (31/3/2016).
Badong memiliki dua jenis, yaitu badong untuk laki-laki dan badong untuk perempuan.

TRIBUNSOLO.COM/Dok.
BADONG - Foto badong
Raja-raja zaman dahulu sering menggunakan badong ketika sedang berburu atau harus berpisah dengan istrinya dalam waktu yang lama.
Badong diberi mantra-mantra khusus dan digunakan untuk menutupi bagian pribadi dari istri raja atau raja itu sendiri.
Penggunaan badong ini sekaligus menunjukkan status sosial sang suami.
Dengan melakukan hal tersebut mereka percaya akan terhindar dari perselingkuhan.
Barang unik dari masa lalu ini sekarang menjadi koleksi Pura Mangkunegaran Solo.
Sayangnya, ketika berkunjung ke sana, TribunSolo.com tidak diperbolehkan mengambil gambar untuk alasan keamanan.
Jika Anda penasaran, Anda bisa datang sendiri untuk melihatnya pada Senin - Sabtu pukul 08.30 - 14.00 WIB atau Minggu pukul 08.30 - 13.00 WIB. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pura-mangkunegaran_20160331_154918.jpg)