Fakta Keren Pengolahan Sampah di Jepang Ini Akan Bikin Anda Terkejut

Ya, masyarakat Jepang diwajibkan mencuci sampah mereka sebelum membuangnya.

Penulis: Galuh Palupi Swastyastu | Editor: Daryono
www.academia.com
Kurin Senta atau tempat pembuangan sampah di Jepang 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Galuh Palupi Swastyastu

TRIBUNSOLO.COM - Jepang, negeri sakura ini terkenal dengan budaya keren masyarakatnya dalam pengolahan sampah.

Sistem pembuangan sampah di Jepang diatur sedemikian rupa untuk menjaga kebersihan dan keindahan setiap sudut wilayahnya.

Masyarakat Jepang pun sangat disiplin mematuhi kebijakan pemerintah dalam hal pengolahan sampah.

Jika Anda berkunjung ke Jepang, mungkin Anda tidak akan pernah menemukan gunungan sampah yang berbau busuk.

Berikut TribunSolo.com merangkumkan fakta-fakta keren tentang pengolahan sampah di Jepang.

1. Reduce, Reuse, Recycle

Peraturan buang sampah di Jepang memang agak rumit.

Penerapan Reduce, Reuse, Recycle di Jepang bukan hanya menjadi slogan semata, namun benar-benar diterapkan.

Secara prinsip pemerintah Jepang membagi jenis sampah menjadi empat, yaitu :

Moeru gomi (sampah yang dapat dibakar) misalnya : kertas, kertas pembungkus makanan, tissue, plastic, sisa makanan, dan sampah dapur.

Moenai gomi (sampah yang tidak dapat dibakar) misalnya : potongan logam (egnails; sendok; garpu; dsb), periuk rusak, plastik, kaca, kaleng, dan botol.

Sodai Gomi (sampah besar) misalnya : perabot rumah tangga, barang elektronik rumah tangga, sepeda.

Shigen gomi (sampah yang bisa didaur ulang) misalnya : kaleng bekas, botol bekas, koran bekas.

2. Sebelum dibuang sampah pun harus dicuci juga

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved