Warga Sebelah Selatan Kali Pepe Akan Lebih Dahulu Direlokasi
Proyek embung rencananya di bangun di aliran pertemuan Kali Gajah Putih dan Kali Pepe.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga yang terkena dampak proyek restorasi bendung karet di Kali Pepe dan Kali Anyar akan dipindahkan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Mojosongo secara bertahap.
Rencananya, ada dua twin blok yang akan dibangun untuk warga yang direlokasi.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rusunawa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Toto Jayanto mengatakan, tahun ini Rusunawa Mojosongo akan dibangun satu twin blok terlebih dahulu, yaitu di atas tanah Hak Pakai (HP) 19.
"Setelah HP 19 jadi, warga yang di selatan Kali Pepe dulu yang pindah, nanti tanahnya dikeduk untuk membangun HP 20," kata Toto di kantornya, Rabu (13/4/2016).
Setelah tanah HP 20 selesai dibangun, warga di sebelah utara Kali Pepe dapat menempati rusunawa tersebut.
"Harusnya bulan ini sudah mulai dibangun, tahun ini harus sudah jadi," lanjutnya.
Letak HP 20 tidak berjauhan dengan tanah HP 19.
Kedua bangunan tersebut berada kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah.
Selain merestorasi bendung karet Tirtonadi, Pemkot juga akan membangun embung di kawasan terminal bus ini.
Proyek embung rencananya di bangun di aliran pertemuan Kali Gajah Putih dan Kali Pepe.
Bendung karet dan embung berguna untuk mengantisipasi banjir yang disebabkan meluapnya Kali Anyar dan Kali Pepe.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kali-pepe_20160414_204705.jpg)