Breaking News

Satpol PP Kota Solo Tangkap 20 Pengemis dan Pengamen di Area Car Free Day

Satpol PP Kota Solo akan bekerja sama dengan pejabat di lingkungan terkait untuk membina masyarakatnya yang terjaring razia PGOT tersebut.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
PGOT yang terjaring razia di CFD Solo, Minggu(24/4/2016) pagi, dibawa ke kantor Satpol PP Kota Solo, kemudia dibina dan dipulangkan ke daerah asal. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 20 orang terjaring dalam operasi razia pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) di Car Free Day Solo, Minggu (24/4/2016).

Mereka yang terjaring kebanyakan kedapatan mengemis di Car Free Day Solo.

Juga ada beberapa yang mengamen di CFD.

Berdasarkan tempat tinggal yang tertera di KTP, 13 orang berasal dari luar kota solo dan 3 dari Kota Solo.

“Banyak yang orang baru memang, setelah ini di data dan dibina langsung kita pulangkan ke daerah masing-masing,” ujar Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban, Satpol PP Kota Solo, Heriyanto

Satpol PP Kota Solo akan bekerja sama dengan pejabat di lingkungan terkait untuk membina masyarakatnya yang terjaring razia PGOT tersebut.

Razia PGOT tersebut dilakukan Satpol PP kota Solo setelah adanya aduan dari masyarakat adanya pengamen dan pengemis yang mengganggu kegiatan di CFD.

Razia dilakukan dari arah Gladak sampai Sriwedari dan juga dari arah Purwosari sampai berakhir Sriwedari juga.

“Sebenarnya kita setiap CFD ada personel yang menjaga, namun khusus hari ini kita kerahkan 80 personel untuk merazia PGOT, untuk menciptakan kenyamanan bersama,” tutup Heriyanto. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved