Pengumuman Kelulusan SMA dan SMK
Tawur Antar Pelajar di Jogja, Polisi Amankan Belasan Siswa yang Membawa Sejam
Mereka diketahui melakukan tawuran dan membawa senjata tajam (sejam) serta melakukan teror seusai pengumuman UN SMA.
TRIBUNSOLO.COM, BANTUL - Polsek Bantul, Polsek Pandak, dan Polsek Sanden mengamankan belasan pelajar yang melakukan konvoi di Bantul, Yogyakarta, Sabtu (7/5/2016).
Mereka diketahui melakukan tawuran dan membawa senjata tajam (sejam) serta melakukan teror seusai pengumuman ujian nasional (UN) SMA.
Untuk selanjutnya puluhan pelajar itu, diserahkan ke Polres Bantul guna proses penyelidikan.
"Di Polsek Pandak ada dua pelajar yang berhasil kami amankan, keduanya sekarang sudah kami serahkan ke Polres Bantul untuk dilakukan proses penyelidikan," papar Kapolsek Pandak, AKP S Parmin, Sabtu (7/5/2016).
Kedua pelajar tersebut berhasil diamankan Polsek Pandak di Lapangan Jodog, kedua pelajar itu adalah siswa SMK Muhammadiyah III Yogyakarta yang tengah melakukan konvoi kelulusan UN di Bantul.
"Tadi keduanya kami amankan pukul 15.00," tambahnya.
Di tempat terpisah, setelah mengetahui adanya kericuhan konvoi kelulusan UN SMA, Polsek Bantul langsung melakukan pengejaran.
Akhirnya Polsek Bantul berhasil mengamankan 15 pelajar beserta motor yang mereka pakai untuk konvoi.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ke-15 siswa tersebut berasal dari Kota Yogyakarta, dan salah satunya masih berstatus pelajar SMP," papar Humas Polsek Bantul, Aiptu Banaji.
Kini ke-15 siswa yang diamankan Polsek Bantul telah diserahkan ke Polres Bantul, guna proses penyelidikan.
"Tidak hanya dari Polsek Bantul yang diamankan di Polres, tapi ada juga yang dari Polsek Pandak dan Polsek Sanden," tambahnya. (TribunJogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/korban-bacok_20160507_180957.jpg)