Pasar Buku Gladak Ada Sedia Buku Baru Maupun Buku Kuno

Pembeli buku kuno biasanya berasal dari sekitar Solo, namun tak jarang berasal dari negara lain seperti Malaysia, dan Brunei .

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Sudut-sudut pasar buku Gladak, di mana pembeli bisa mendapatkan buku baru, buku bekas, dan bahkan buku kuno. 

Buku dan majalah yang terpampang rapi dijual dengan harga yang bervariasi, khusus buku tergantung usia dan keadaan fisik dari buku tersebut.

Sedangkan harga majalah tergantung keadaan, apakah halamannya masih utuh dan baik.

Pembeli  dapat menawar buku dan majalah yang dijajakan dengan harga terjangkau dibandingkan dengan harga buku ataupun majalah di toko-toko buku besar.

Menurut Bambang, berdirinya Taman Buku Alun-Alun Keraton bermula oleh pedagang buku yang membuka lapak d itengah alun-alun sebelah utara Keraton Kasunanan Surakarta.

“Saat itu pedagang dipersilahkan pindah ke seberang alun-alun karena alun-alun terlarang untuk kegiatan jual beli oleh pihak keraton,” kenang Bambang.

Karena tempat itu tidak layak untuk berjualan, akhirnya pihak keraton pada tahun 2001 mempersilahkan pedagang buku untuk menempati bangunan milik keraton yang ada di sebelah utara alun-alun.

Sejak itulah Taman Buku Alun-Alun Keraton berdiri. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved