Marak Pengemis Jelang Ramadan, Satpol PP Surakarta Giatkan Operasi Pengemis dan Gelandangan
Pihaknya mengaku, tengah berkonsentrasi dalam operasi pengemis di lokasi pemakaman.
Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Maraknya pengemis dadakan menjelang Ramadan 1347/2016 membuat Satpol PP Kota Surakarta, terus menggalakkan operasi.
Menurut Kepala Penegak Perda Satpol PP Surakarta, Arif Darmawan, operasi dilakukan untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat.
"Operasi terus kami galakkan, apalagi kemarin Sekda (sekretaris daerah) juga sudah memerintahkan operasi," kata Arif di Kotta Barat, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/6/2016).
Operasi yang dilakukan, kata Arif, tidak hanya menyasar pada pengemis, tetapi juga gelandangan yang masih berkeliaran di Solo.
"Mereka yang tertangkap langsung kami data dan diserahkan kepada RT (rukun tetangga) tempat tinggal mereka," ungkapnya.
Pihaknya mengaku, tengah berkonsentrasi dalam operasi pengemis di lokasi pemakaman.
Beberapa waktu lalu ada laporan peziarah yang mengeluhkan banyaknya pengemis di makam.
"Ada laporan dari peziarah banyak pengemis di makam, bahkan para pengemis itu sampai nekat menarik tas mereka," ucap dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tpu-bonoloyo_20160531_190259.jpg)