Ternyata Beginilah Penampakan Isi Rumah Nabi Muhammad SAW, Sederhana Sekali!

"Apakah engkau tidak rela jika kemewahan itu untuk mereka di dunia dan untuk kita di akhirat nanti?" tanya Nabi kepada Umar.

Tayang:
Penulis: Galuh Palupi Swastyastu | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
YouTube
Penampakan rumah Nabi Muhammad SAW 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Galuh Palupi Swastyastu

TRIBUNSOLO.COM - Nabi Muhammad SAW merupakah tokoh yang begitu dijunjung namanya oleh umat Islam.

Bukan hanya umat Islam saja, Nabi Muhammad SAW bahkan dianggap sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh di dunia.

Selain karena kontribusinya yang besar dalam dunia Islam, Nabi Muhammad SAW juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana.

Kesederhanaan itu tercermin salah satunya melalui rumah atau kediaman tempat Nabi Muhammad SAW tinggal.

Rumah Nabi Muhammad SAW di Madinah terletak di pojokan Masjid Nabawi, tepatnya di tempat yang sekarang dijadikan sebagai makam Nabi Muhammad SAW.

Perlu kamu ketahui jika rumah Nabi Muhammad SAW sangat mungil sekali, jika diukur panjangnya tidak lebih dari 5 meter dan lebarnya hanya 3 meter, sedangkan tinggi atapnya hanya sekitar 2,5 meter.

Perabot yang ia gunakan pun juga sangat sederhana.

Dalam sebuah Hadist riwayat Bukhari Muslim pernah diceritakan bahwa suatu hari sayyidina Umar Bin Khattab pernah menemui Nabi Muhammad SAW, saat itu Nabi sedang berbaring di atas tikar kasar yang terbuat dari pelepah kurma.

Bantal yang digunakan pun merupakan kulit kasar yang berisi serabut ijuk kurma.

Melihat keadaan itu Umar pun menangis, lalu Nabi bertanya, "Mengapa engkau menangis?".

"Apakah engkau tidak rela jika kemewahan itu untuk mereka di dunia dan untuk kita di akhirat nanti?" tanya Nabi kepada Umar.

Meski merupakan sosok pemimpin yang sangat disegani, Nabi Muhammad SAW memang tetap hidup dalam kesederhanaan.

Baru-baru ini sebuah lembaga di Arab Saudi telah membangun replika rumah Nabi Muhammad SAW di Madinah.

Seperti yang dilansir dari Daily Motion, replika tersebut dibuat semirip mungkin dengan aslinya dengan mengacu pada kisah-kisah yang dituturkan dalam sejumlah hadist dan kitab-kitab.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved