Unik! Ingin Hujan, Petani di Daerah Ini Panggil Doraemon
Hujan memang sesuatu hal yang begitu dinantikan oleh para petani. Hujan berkaitan erat dengan kesuburan tanaman.
Penulis: Galuh Palupi Swastyastu | Editor: Daryono
Pada jaman dahulu, tradisi memanggil hujan yang mereka lakukan sebenarnya menggunakan kucing sungguhan berwarna hitam.
Tapi tradisi itu mendapat kecaman karena dianggap menyiksa binatang.
Akhirnya kucing hitam pun mereka ganti dengan boneka Doraemon.
Para petani jagung yang terimbas kekeringan di desa Wang Luang menaruh boneka Doraemon di kandang kayu.
Kemudian menempelkan gambar karakter kartun tersebut di bagian luarnya.

Setelah semuanya selesai, kandang itu kemudian diarak mengelilingi desa sambil menggelar ritual berdoa minta hujan kepada Tuhan.
Rattakarn Jantanu yang menjadi Kepala Desa Wang Luang, mengatakan penduduk sepakat untuk mengadakan ritual Phrare, sebutan untuk ritual memanggil hujan.
Hal itu dikarenakan karena daerah mereka menderita kekeringan parah, terutama di Nong Khai Muang.
Tapi mereka khawatir mendapat kritik dari masyarakat umum jika dalam ritual itu menggunakan kucing sungguhan.
“Karena itu mereka memutuskan untuk menggunakan boneka Doraemon saja karena tidak bisa menemukan boneka kucing biasa,” kata Rattakarn kepada Thai Rath Online, dari laman Bangkokpost.
Namun ritual itu ternyata gagal mendatangkan hujan meskipun mereka telah mengunjungi lima tempat yang diyakini menjadi rumah roh nenek moyang mereka.
“Meskipun ritual hari ini tidak seperti yang diharapkan oleh setiap warga desa tetapi mereka tetap membuatnya bahagia,” kata Rattakarn.

Selain kucing Siam hitam, ritual Phrae membutuhkan empat item lainnya demi kesempurnaan ritual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ritual-meminyta-hujan_20160628_104611.jpg)