Mengenal Solo Raptors Club, Komunitas Pecinta Burung Raptor di Solo

Komunitas Solo Raptors Club sudah berdiri sejak 2 tahun lalu pada tahun 2014.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Agus Trijoko P. salah satu anggota Solo Raptors Club dan keeper Taman Satwa Taru Jurug 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Hari ini, Minggu (10/7/1016) Solo Raptors Club, komunitas penyayang dan penyelamat burung raptors di Kota Solo.

Komunitas Solo Raptors Club sudah berdiri sejak 2 tahun lalu pada tahun 2014.

Solo Raptors Club sendiri bergerak dari masing-masing anggota penyayang khusus untuk raptor yang bergabung dan mempunyai visi dan misi untuk membantu menyelamatkan dan melestarikan satwa khususnya burung raptor.

Agus Trijoko P. salah satu anggota Solo Raptors Club dan keeper TSTJ mengatakan para anggota bergabung untuk membantu menyelamatkan satwa tersebut.


Salah satu anggota Solo Raptors Club membantu pengunjung untuk berfoto dengan satwa burung di TSTJ.

“Kita brgerak dari masing-masing anggota itu kita memang penyayang khusus untuk raptor ya, jadi kita gabung, kita punya visi dan misi kita pengen membantu menyelamatkan dan melestarikan,” katanya.

“Dalam arti di lapangan kita banyak melihat satwa-satwa khusunya untuk burung raptor yang mungkin dipelihara untuk perorangan yang itu seharusnya tidak boleh,” ujarnya.

Selain itu, anggota Solo Raptors Club juga mendekatkan diri ke balai konservasi dan lembaga konservasi untuk saling bekerja sama menyelamatkan satwa jenis burung reptor.

“Jadi memang kita pengennya mencoba untuk membantu saja, membantu melestarikan keberadaan raptor,” ujarnya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved