WNI Disandera di Filipina
Ditanya Perkembangan Penyanderaan WNI, Menkopolhukam: Masing Remang-remang
Sementara untuk tujuh WNI lainnya yang disandera oleh Abu Sayyaf terlebih dahulu saat ini sudah diketahui keberadaannya dan dalam kondisi sehat.
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hingga saat ini pemerintah masih terus mencari keberadaan tiga WNI yang diculik oleh kelompok militan Abu Sayyaf.
"Masih remang-remang, kami masih terus mencari di mana tiga WNI itu sekarang," ujarnya di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (14/7/2016).
Sementara untuk tujuh WNI lainnya yang disandera oleh Abu Sayyaf terlebih dahulu saat ini sudah diketahui keberadaannya dan dalam kondisi sehat.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi mengatakan pihaknya masih terus melakukan komunikasi dengan seluruh pihak yang menjadi sumber informasi.
"Kita tidak pernah fokus di satu info, dalam artian semua harus di cek di lapangan. Dari semua sumber, kadang info satu dengan lain tidak benar. Makanya kita masih tetap pasang kuping dan mata," jelasnya
Selain itu, pihaknya juga akan segera mengirimkan keluarga tiga orang WNI yang disandera ke Sabah, Malaysia dalam rangka menemui keluarga ABK dengan perusahaan pemilik kapal.(Tribunnews.com/Amriyono Prakoso)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/luhut-binsar-pandjaitan_20160705_184805.jpg)