Musim Haji Tahun 2016

Dapat Jaminan, 138 Calon Haji yang Ditahan di Filipina Sudah Dipindah ke KBRI Manila

Sementara untuk 39 orang lainnya masih berada di detensi imigrasi dan akan menyusul dipindahkan pagi ini.

Dapat Jaminan, 138 Calon Haji yang Ditahan di Filipina Sudah Dipindah ke KBRI Manila
Associated Press
Sebagian dari 177 jemaah haji Indonesia yang menggunakan dokumen palsu, paspor Filipina, berurusan dengan aparat keamanan negara itu pada Jumat (19/8/2016). Pada Sabtu (20/8/.2016) mereka diinterogasi oleh Otoritas Imigrasi Filipina. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Dari 177 calon Jemaah Haji WNI yang ditahan oleh pihak Filipina, setidaknya terdapat 138 orang yang terdiri dari 84 perempuan dan 54 laki-laki sudah berada di KBRI Manila, Filipina pada Kamis (25/8) malam waktu setempat.

Sementara untuk 39 orang lainnya masih berada di detensi imigrasi dan akan menyusul dipindahkan pagi ini.

"Alhamdulillah atas upaya KBRI, kondisi 177 WNI secara umum baik. Tim KBRI bersama Tim dari Kemlu akan menangani mereka selama berada di KBRI", ungkap Ade Petranto, Wakil Duta Besar RI Manila yang mendampingi Duta Besar RI memantau langsung upaya-upaya tersebut.

Proses pemindahan ini dapat dilakukan setelah KBRI mendesak Kementerian Kehakiman Filipina untuk memberikan izin, dengan mempertimbangkan ketersediaan fasilitas yang lebih memadai di KBRI.

Pemindahan tersebut baru dapat dilakukan setelah KBRI memberi letter of guarantee.

Rencananya, pada (30/8) mendatang, lanjut Ade, pejabat dari Kementerian Kehakiman direncanakan akan berkunjung ke KBRI melihat 177 WNI.

"Dengan demikian diperkirakan hingga tanggal tersebut para WNI belum dapat dipulangkan," jelasnya.

KBRI, kata dia, akan terus menekankan bahwa para WNI adalah korban dan karena itu agar disegerakan pemulangannya, kecuali beberapa orang yang kemungkinan diharapkan dapat hadir sebagai saksi korban di persidangan nantinya.

"Untuk menangani 177 WNI, Kemlu sudah mengirimkan Tim Perbantuan Teknis sejak tanggal (20/8) guna membantu Tim KBRI," tambah Ade.(Tribunnews.com/Amriyono Prakoso)

Editor: Daryono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved