Kerusakan Syaraf Akibat Pil Kirik Tak Bisa Disembuhkan

Obat untuk penyakit Parkinson yang disalahgunakan menjadi pil kirik kini mulai diwaspadai peredarannya oleh pemerintah.

Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Daryono
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Obat untuk penyakit Parkinson yang disalahgunakan menjadi pil kirik kini mulai diwaspadai peredarannya oleh pemerintah.

Pasalnya, obat bernama Trihexphenidyl atau Trihex itu dapat mengakibatkan kerusakan syaraf permanen jika digunakan dalam jangka panjang.

Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Susanto mengatakan, kerusakan syaraf tersebut tidak dapat disembuhkan.

"Tidak dapat disembuhkan, hanya bisa dipulihkan saja, itupun penanganannya harus seumur hidup," kata Susanto di Balai Kota Surakarta, Rabu (31/8/2016).

Menurutnya, pengguna Trihex harus direhabilitasi layaknya para pecandu narkoba.

Trihex sebenarnya merupakan obat yang legal, namun harus sesuai dengan resep dokter.

"Jadi pasti jelas (penyebaran Trihex) sumbernya kalau tidak pemasok obat atau apoteker," ungkapnya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved