Peringati Hari Batik Nasional, FSRD ISI Surakarta Adakan Seminar Nasional Batik (Baru) Nusantara
Sabtu (1/10/2016), Fakultas Senin Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengadakan Seminar Nasional Batik (Baru) Nusantara.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sabtu (1/10/2016), Fakultas Senin Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengadakan Seminar Nasional Batik (Baru) Nusantara.
Seminar ini diadakan di Gedung Galeri Kampus 2 ISI Surakarta Jl Ringroad Mojosongo Km 5,5 Jebres.
Dalam Seminar Nasional Batik (Baru) Nusantara ini menghadirkan keynote speaker yaitu Direktur Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Dr. Nadjamudin Ramly M.Si yang diwakilkan oleh Pejabat Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Hartanti Maya Krisna.
Terdapat 4 pembicara yang hadir yaitu Dynan Fariz perwakilan dari Jember Fashion Carnival, Dr Kusnidar Untung Yuni Sukowati yaitu Bupati Sragen, Dr Yan Yan Sunarya M.Sn, seorang akademisi dari ITB Bandung dan juga Doktor di bidang batik Sunda.
Pembicara yang terakhir adalah Drs. Arif Jati Purwono M.Sn sebagai akademisi ISI Surakarta.
Seminar Nasional Batik (Baru) Nusantara ini mengangkat tema Batik Sebagai Identitas Pengembangan Industri Kreatif.
Dalam seminar ini membahas batik dalam berbagai perspektif yaitu inovasi atau branding serta posisi batik dalam pasar bebas.
Salah satu hal yang ingin disampaikan dalam seminar ini adalah bawah batik yang dulu sempat tenggelam kini telah menjadi tradisi..
Bahkan telah diakui sebagai salah satu warisan budaya dunia.
Seminar ini terbuka untuk umum dengan membayar Rp 150.000, pendidik atau guru Rp 100.000 dan mahasiswa Rp 75.000.
Seminar ini diadakan mulai pukul 8.00 WIB hingga 15.00 WIB.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pembicara-dynand-fariz-dari-jember-fashion-carnival_20161002_111247.jpg)