Unik, Wanita di Tempat Ini Punya Leher Panjang yang Tak Biasa
Karen menjadi salah satu suku yang "diincar" wisatawan karena tradisi uniknya.
Di desa wisata Baan Tong Luang misalnya, terdapat sebuah gereja untuk tempat ibadah.
Baan Tong Luang hanya salah satu desa wisata untuk melihat Suku Karen dari dekat.
Desa ini menggabungkan tujuh suku yang tinggal di utara Thailand, yang sering disebut hill tribes.
"Ada tujuh suku yang tinggal di desa ini. Ada sekitar 20 kelompok jika ditotal," tutur Jack.
Para wanita Suku Karen mengenakan kalung bertumpuk-tumpuk.
Mereka melakukan tradisi ini sejak masih gadis.
Semakin panjang leher, semakin cantik mereka di mata pria.
Hampir semua suku asli Thailand punya kerajinan tangan berupa tenun.
Semua wanita hill tribes bisa menenun.
Mereka menenun kain untuk digunakan sebagai pakaian, topi, hingga selimut dan kaus kaki.
Tujuh suku itu tersebar di desa yang cukup luas, lengkap dengan pesawahan dan lumbung padi.
Bertani adalah mata pencaharian utama para pria hill tribes. Kincir air bisa ditemukan di beberapa titik.
Menyusuri tiap suku di Baan Tong Luang butuh waktu yang tidak sedikit.
Apalagi setiap pemilik rumah memersilakan pengunjung untuk memotret (tanpa membayar) bahkan masuk ke dalam rumahnya. (KOMPAS.COM/Sri Anindiati Nursastri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/desa-wisata-yang-terletak-di-chiang-mai_20161002_203453.jpg)