Fiki UMS Gandeng Komunitas Kresek Solo Soroti Permasalahan Sampah
Dalam kegiatan itu ada monster sampah dan ada pula yang melakukan aksi pungut sampah di CFD.
Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Festival Komunikasi dan Informatika (Fiki) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Komunitas Kreasi Sampah Ekonomi Kota (Kresek) Solo membuat program untuk menyoroti permasalahan sampah yang ada di Indonesia.
Seperti masalah semen di Rembang, limbah batik di Laweyan, Solo, hingga permasalahan limbaH yang ada di Freeport Papua juga ikut menjadi sorotan mereka.
Perwakilan dari Komunitas Kresek Solo, Amalia Zulfana Rochman, mengatakan, dari program tersebut akan dibuat kelas kreasi yang bertugas di lapangan.
Salah satu aksi yang mereka lakukan adalah melalui cara sederhana yakni menyadarkan masyarakat/pengunjung CFD Solo tentang pentingnya membuang sampah di tempatnya.
Dalam kegiatan itu ada monster sampah dan ada pula yang melakukan aksi pungut sampah di CFD.
“Mari kita bersama-sama untuk menjaga lingkungan kita dari permasalahan sampah,” katanya, Minggu (4/12/2016).
Sementara untuk puncak acara akan dilaksanakan pada 15-16 Desember 2016 di UMS.
Ada berbagai kegiatan yang akan dihelat selama dua hari pelaksanaan, seperti pameran Fotografi, Video Kratif, Print Ad, Essay, Artwork, dan Kerajinan Sampah.
Adapun peserta yang dilibatkan berasal dari masyarakat umum yang konsesn terhadap permasalahan sampah.
“Jadi semua masyarakat diperbolehkan untuk bisa ikut terlibat dalam kegiatan ini,” kata seorang anggota Fiki UMS, Aji.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/fiki-ums_20161204_213827.jpg)