Koridor Jenderal Sudirman Ditata, Pemkot Solo Akan Optimalkan Tugu Pemandengan

Namun saat ini, pandangan dari keraton menuju tugu menjadi terganggu oleh adanya tiang penerangan jalan umum (PJU) dan air mancur Gladag.

Tayang:
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Tugu Pemandengan yang terletak di Jl Jenderal Sudirman depan Balai Kota Surakarta, Senin (18/7/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan melakukan penataan kawasan Koridor Jenderal Sudirman.

Dalam penataan tersebut, pemkot akan mengoptimalkan keberadaan Tugu Pemandengan sesuai sejarahnya.

Tugu Pemandengan dahulu menjadi titik fokus pandangan raja untuk memusatkan pikiran saat mengambil keputusan.

Jika dilihat dari sitinggil Lor Keraton Kasunanan Surakarta, Tugu Pemandengan memang tampak segaris lurus.

Namun saat ini, pandangan dari keraton menuju tugu menjadi terganggu oleh adanya tiang penerangan jalan umum (PJU) dan air mancur Gladag.

"Air mancur nanti kita geser ke barat, tiang PJU akan kita hilangkan, jadi kalau dilihat dari keraton, langsung Tugu Pemandengan," kata Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Senin (2/1/2017).

Tugu Pemandengan ke depan memang telah direncanakan akan menjadi ikon baru Kota Solo.

Adapun penataan Koridor Jenderal Sudirman, utamanya ialah penggantian konstruksi jalan yang tak lagi menggunakan aspal.

"Nanti bisa pakai paving atau granit, yang terlihat lebih berseni,” kata Rudy.

Seperti sebelumnya, koridor tersebut akan sering digunakan sebagai arena pertunjukan seni budaya.

Dengan adanya penataan, Rudy berharap agar pertunjukan seni bisa lebih optimal.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved