Bukan Pepsi atau Coca Cola, Inilah Minuman Soda Pertama yang Ada di Indonesia

Sebelum dua produk tersebut menginvasi pasar Indonesia sudah ada merek minuman soda buatan dalam negeri yang eksis.

Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Hanang Yuwono
coldpress.co.id
Ilustrasi minuman bersoda. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Hanang Yuwono

TRIBUNSOLO.COM - Saat diberikan pertanyaan merek minuman soda yang ada di Indonesia, beberapa orang mungkin akan menjawab Pepsi atau Coca Cola.

Dua merek tersebut memang cukup populer di Indonesia.

Namun nyatanya, sebelum dua produk tersebut menginvasi pasar Indonesia sudah ada merek minuman soda buatan dalam negeri yang eksis.

Nama mereknya adalah Badak.

Minuman bersoda cap Badak (pegipegi.com)
Minuman bersoda cap Badak (pegipegi.com)

Badak merupakan merek minuman bersoda yang berusia lebih dari satu abad.

Pabrik minuman merek Badak ini sudah ada sejak tahun 1916 dengan nama NV Ijs Fabriek Siantar di Pematangsiantar.

Minuman bersoda merek Badak juga menghasilkan varian rasa, antara lain jeruk, anggur, sarsaparila, dan soda murni.

Bahkan mungkin bagi sebagian orang Medan, minuman cap Badak ini sudah sangat melegenda lantaran banyak ditemui di restoran Tionghoa dan rumah makan Batak Toba.

Bicara soal varian rasa, salah satu yang mejadi favorit konsumen adalah rasa sarsaparila.

Minuman yang memiliki aroma khas dan berwarna gelap ini merupakan minuman tradisional Meksiko.

Biasanya minuman ini disajikan dengan es batu.

Bisa juga disajikan dengan susu kental manis sehingga menyerupai es soda gembira.

NV Ijs Fabriek Siantar pada masa kejayaannya juga pernah memproduksi sari buah markisa yang berhasil diekspor hingga Eropa.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (31/1/2017), pabrik dengan nama NV Ijs Fabriek Siantar didirikan Heinrich Surbeck—pria kelahiran Halau, Swiss—di Kota Pematangsiantar.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved