PPK Pedaringan Solo Disuntik Modal Rp 4 Miliar, Dipastikan tak Ada Pengadaan Armada Angkutan
Apabila Pedaringan membeli armada truk baru, maka biaya operasional yang dibutuhkan dapat dipastikan semakin membengkak.
Penulis: Putradi Pamungkas | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Surakarta memastikan penyertaan modal Perusahaan Daerah Pusat Pergudangan Kota (Pedaringan) Surakarta tak akan diarahkan untuk pengadaan armada truk baru.
Anggota Pansus Penyertaan Modal Pedaringan, Quatly Abdul Kadir Alkitir mengatakan, alokasi penyertaan modal hanya akan digunakan untuk mengoptimalkan sektor jasa di perusahaan daerah tersebut.
"Fokus kita ada pada jasa transportasi dan pergudangan, namun tidak akan melakukan pengadaan truk untuk transportasi," ujarnya kepasa wartawan, Senin (6/2/2017).
Menurut Quatly, saat ini Pedaringan lebih memilih untuk menyewa truk dengan pertimbangan pemangkasan biaya pemeliharaan.
"Sebab biaya pemeliharaannya nol rupiah," sebutnya.
Apabila Pedaringan membeli armada truk baru, maka biaya operasional yang dibutuhkan dapat dipastikan semakin membengkak.
Sebab, biaya pemeliharaan truk pun terbilang cukup tinggi.
"Pihak Pedaringan sudah memperhitungkan kemungkinan alokasi anggaran, dan kami juga sepakat dengan hal itu," katanya.
Selain untuk operasional usaha dan jasa, penyertaan modal sebesar Rp 4 miliar tersebut bakal digunakan untuk kebutuhan gaji pegawai.
"Kami juga berharap kinerja Pedaringan akan semakin baik, disamping itu nilai bagi hasil dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta juga bertambah," ucap Quatly.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pedaringan_20170206_160640.jpg)