Mengapa Cokelat Kemasan Kebanyakan Dibungkus Kertas Perak atau Emas? Ternyata Ini Alasannya

Selain itu tahukah Anda? Jika kertas pembungkus cokelat ini juga bisa menjadi penanda sebuah produk.

Tayang:
Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Hanang Yuwono
wallpapersxl.com
Ilustrasi cokelat. 

TribunSolo.com/Hanang Yuwono

TRIBUNSOLO.COM - Valentine identik dengan cokelat dan bunga.

Biasanya banyak masyarakat yang berbagi cokelat pada tanggal 14 Februari.

Namun pernahkah kita bertanya-tanya mengapa bungkus cokelat yang biasa kita konsumsi kebanyakan adalah kertas berwarna emas atau perak?

Ternyata semua itu dibuat bukan tanpa alasan.

Sekadar informasi, ada dua cara pengemasan cokelat.

Biasanya, selain memanfaatkan aluminium foil dan subtrat kertas, produsen juga menggunakan amplop plastik berlapis.

Meskipun kebanyakan, produsen lebih memilih menggunakan aluminium foil untuk membungkus cokelat.

Alasan pertama adalah, digunakannya foil atau plastik adalah untuk mencegah mentega cokelat yang berminyak menyebar atau bocor ke luar kemasan.

Sebelum digunakan, aluminium foil umumnya dilaminasi dengan lilin pada substrat kertas.

Tujuannya memberikan kemudahan saat pengemasan dan efisiensi logam sehingga bungkus cokelat tidak mudah sobek.

Selain itu tahukah Anda? Jika bungkus aluminium foil pada cokelat juga bisa menjadi penanda jika produk tersebut mudah meleleh.

Sedangkan cokelat yang dibungkus plastik atau dibungkus kertas, berarti cokelat tersebut tak mudah meleleh.

Alasan kedua, selama beberapa dekade terakhir gaya membungkus kertas menggunakan aluminium foil tak berubah dan sudah menjadi pakem.

Termasuk, hampir seluruh produsen cokelat menggunakan pembungkusan horizontal dalam prosesnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved