FurniCraft 2017 FSRD UNS Solo Berikan Referensi Unik Seputar Produk Furnitur

Menurut Adib, pameran dan bursa furnitur merupakan salah satu bentuk kegiatan dari Himpunan Mahasiswa Desain Interior.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Berbagai karya mahasiswa desain interior UNS yang unik-unik dipamerkan di Furnicraft 2017 di UNS.​​ 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - FurniCraft 2017 merupakan ajang pameran dari mahasiswa Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dalam pameran yang digelar selama empat hari tersebut, pengunjung bisa mendapatkan referensi mengenai porduk-produk furnitur yang unik.

“Kami berusaha menyuguhkan sensasi di tengah tengah pakem, seperti ketika kami mendesain sebuah kursi dari tema tumbuhan dan binatang yang akhirnya menghadirkan bentuk baru yang nyaman namun asyik," kata Ketua Pameran, Rifqi Fuadi, Rabu (22/3/2017).

“Produk-produk disini juga mendobrak inovasi dan menemukan hal baru yang mungkin akan berguna bagi ilmu perancangan furniture pada umumnya,” katanya.

Dalam pameran tersebut, pengunjung bisa membeli aneka furnitur yang dipamerkan.

Harganya mulai Rp 200an ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

Pameran dan bursa furniture digelar di tribun dan kanopi gedung 4 FSRD UNS, Selasa-Jumat (21-24/3/2017).

Pameran bertema FurniCraft 2017 atau Furniture 2017

“Pameran berupa Bursa (jual) produk furniture dan memamerkan karya karya produk dari para mahasiswa Desain Interior UNS,” kata Dekan FSRD UNS, Ahmad Adib, Rabu (22/3/2017).

Menurut Adib, pameran dan bursa furnitur merupakan salah satu bentuk kegiatan dari Himpunan Mahasiswa Desain Interior.

Tujuannya, tambah Adib, sebagai langkah menunjukan dan menguji desain dan bukan hanya dinilai oleh dosen dosennya tetapi juga masyarakat luas.

“Penilaian tidak sekedar angka tetapi produk yang dihasilkan, diminati, atau dibeli itu adalah penilaian yang obyektif sebagai desainer,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung juga disuguhi referensi produk furnitur.

“Objeknya ada dan riil, serta belum pernah ada dari yang sebelumnya, karena memang unik-unik,” ujar Adib. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved