Dharma Wanita SMPN 8 Solo Peringati Hari Kartini Lewat Lomba Menyalin Huruf Jawa dan Kuis
Selain lomba menyalin huruf Jawa, juga ada lomba tentang sejarah Kartini dan berpacu dalam melodi.
Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dharma wanita persatuan unsur pelaksana SMPN 8 Surakarta mengadakan pertemuan rutin.
Dalam pertemuan rutin ini sekaligus memperingati Hari Kartini, yang jatuh pada Jumat (21/4/2017).
Ketua Dharma Wanita, Rochma Nugroho SPd, menyampaikan, terima kasih kepada peserta yang telahikut bergabung dalam pertemuan rutin sekaligus memperingati Hari Kartini.
Dalam kegiatan itu para peserta dharma wanita semuanya menggunakan kebaya.
“Semua bernuansa hijau, karena pakaian yang mereka pakai hampir seluruhnya berwarna hijau,” kata Roachma, dalam keterangan pers yang diterima TribunSolo.com, Minggu (23/4/2017).
Baca: Peringati Hari Kartini, Syariah dan Lorin Hotel Solo Gelar Berbagai Perlombaan Seru
Terkait lomba, ada lomba menyalin huruf Jawa dan kuis yang materinya hanya sekitar sejarah Raden Ajeng Kartini.
Jurinya dari guru mata pelajaran Bahasa Jawa yang terdiri dari Ibu Rochma Nugroho SPd, Pendo Puspa Nyoto Edi SPd, Nanik Hari Mangestu SPd dan Sri Suprapti.
Lomba menulis huruf Jawa ke latin dimenangkan oleh guru mapel IPA, Putri Kusuma Wardani (juara I), Koordinator Tata Usaha, Muji Rahayu (juara II) dan juara III dimenangkan oleh Ibu Sri Kustini guru mata pelajaran Matematika.
Menurut Rochma, kebanyakan peserta lomba masih kurang teliti dengan tulisan yang ada dalam bacaan.
Mereka kurang jeli bahwa angka yang ditulis di dalam soal itu juga harus dijawab, namun kenyataannya nomor banyak yang dilewatkan.
Selain lomba menyalin huruf Jawa, juga ada lomba tentang sejarah Kartini dan berpacu dalam melodi.
“Juara pertama dimenangkan oleh kelompok III, juara dua kelompok II dan juara III oleh kelompok empat,” katanya.
Peringatan Hari Kartini diikuti sebanyak 45 orang.
“Selain dengan lomba yang sangat menarik, juga karena menu yang dihidangkan sangat cocok dan aman bagi ibu yang usianya di atas 40 tahun yaitu nasi gudangan, telur, tahu dan tempe bacem.”
“Apalagi yang menjadi kokinya adalah salah satu guru SMP Negeri 8 Surakarta, Sri Kustini,”ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/dharma-wanita-smpn-8-solo_20170423_202417.jpg)