Reuni Akbar Sastra Indonesia FIB UNS Hadirkan Perspektif Baru Bagi Almamater

Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya UNS menggelar reuni akbar dengan tema “Aku Pulang Untuk Kita.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Rohmadi, alumnus 1995 saat menjadi pembicara dalam reuni akbar ​Sastra Indonesia UNS. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya UNS menggelar reuni akbar dengan tema “Aku Pulang Untuk Kita. 

Reuni akbar itu digelar Sabtu - Minggu (22-23/4/2017). 

Reuni akbar ini berlangsung kerjasama antara IKASINDO  (Ikatan Alumni Sastra Indonesia) dan Prodi Sastra Indonesia dengan acara peninjuan kurikulum dan seminar nasional dengan tema “Pespektif Bahasa, Sastra, dan Budaya dalam Menghadapi Tantangan Global”.

Reuni akbar FIB ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Kisyani sebagai pakar Dialektologi, pernah menjabat Wakil Rektor Universitas Negeri Surabaya yang merupakan Alumnus angkatan 1981.

Dr. Ganjar Harimansyah Wijaya, M. Hum yang  bekerja pada Badan Pengembangan dan Pelindungan Bahasa, Badan Bahasa, Jakarta yang merupakan alumnus angkatan 1994.

Serta Dr. Muhammad Rohmadi, M. Hum Dosen FKIP, UNS dan kini menjabat kepala perpustakaan UNS yang merupakan Alumnus angkatan 1995.

“Prodi Sastra Indonesia FIB memiliki visi-misi melahirkan para peneliti dan praktisi Bahasa dan Sastra Indonesia,” kata Rohmadi dalam siaran persnya, Jumat (28/4/2017).

Reuni sebagai bagian dari IKASINDO menggagas konsep seminar nasional dengan mengundang alumninya dari bidang akademik dan profesi seminar tetep mengedepankan konsep lineartitas yang menjadi ciri keilmuan almamater.

“Namun, seminar ini tidak mengesampingkan realita profesi alumni di berbagai bidang yang secara an sich tidak memiliki relevansi di berbagai bidang keilmuwan yang diperoleh ketika belajar di almamaternya”, tutur Rohmadi.

Tujuan seminar dan Reuni Akbar untuk himpun gagasan aneka perspektif bahasa, sastra, dan budaya Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

Serta menjalin silaturahim dan jejaring kerja sama antara prodi, mahasiswa aktif, dengan alumni sasindo.

Alumni yang diundang menjadi narasumber meliputi dari akademisi, peneliti, pemangku jabatan, praktisi, dan alumni yang dianggap memiliki posisi menarik untuk memberikan perspektif baik kepada mahasiswa, alumni pada umumnya dan khususnya terhadapat almamaternya.

Perspektif yang dimaksud terkait dengan sumbangsih pemikir terhadap kemajuan almamater.

Yang berkaitan dengan pandangan dan pengalaman empiris serta bisa dijadikan sebagai pertimbangan almamater terhadap perkembangan proses belajar mengajar.

“Dengan reuni ini, alumni bisa berkontribusi bagi fakultas dan membuat fakultas bisa dikenal baik nasional maupun internasional, serta untuk menunjang WCU, dengan alumni yang berkiprah go internasional,” tutupnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved