Gancik Hill Top, Wisata Pemandangan Seperti di Atas Awan di Boyolali

Setelah membayar tiket dan menitipkan kendaraan di basecamp, Anda perlu mendaki sekitar 900 meter ke atas bukit.

Tayang:
Editor: Daryono
KOMPAS.com / Muhammad Irzal Adiakurnia
Wisatawan berfoto di atas jembatan bambu berlatarkan Gunung Merbabu, di Wisata Gancik Hill Top, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2017). 

Terdapat landasan pacu paralayang di bagian depan.

Tak hanya itu, tersedia juga beberapa gazebo untuk wisatawan bersantai, rumah pohon, hingga toilet umum sebagai fasilitas.

Sutris selaku Koordinator Pokdarwis bagian Sarana dan Prasarana, mengatakan berbagai fasilitas tersebut dibuat dengan sukarela oleh warga.

Kayu-kayu yang menjadi bahan gazebo hingga lintasan trekkingpun hasil sumbangan warga.

“Dulu ini hutan aja mas, hanya sering dilewati warga setelah nyari rumput untuk ternak, ternyata pemandangannya bagus. "

"Terus dicoba dikembangkan dengan modal warga seadanya, tapi sekarang cukup hits,” ujar Sutris, saat dikunjungi KompasTravel, Minggu (22/4/2017).

Gazebo wisatawan yang menghadap ke panorama gunung Merbabu dan Merapi di destinasi wisata Gancik Hill Top, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2017).
Gazebo wisatawan yang menghadap ke panorama gunung Merbabu dan Merapi di destinasi wisata Gancik Hill Top, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2017). (KOMPAS.com / Muhammad Irzal Adiakurnia)

Menurut Sutris, Gancik sendiri berasal dari kata gawe mancik, yang berarti tempat berpijak.

Di dekat destinasi ini memang ada destinasi legenda berupa tapak kaki Bima, tokoh pewayangan Jawa. 

Jika ingin memperoleh pemandangan terbaik disini, datanglah dari pagi hari saat matahari terbit atau pada malam hari.

Sunrise dari bukit ini berada di tengah Gunung Lawu dan Gunung Merapi, sedangkan jika malam hari terlihat kilauan lampu Kota Magelang yang menawan.

“Bagus tempat dan pemandangannya, walaupun lumayan cape mendaki, tinggal fasilitasnya aja (ditingkatkan), dan makanan."

"Cocok buat santai-santai melepas lelah,” ujar Wulan, wisatawan asal Salatiga yang menyambangi tempat tersebut. (Kompas.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved