Pelancong di Bandung Wajib Kunjungi Gerai Roti dan Pisang Bakar Ini
Menu merakyat lainnya yang bisa dinikmati adalah mi instan yang dilengkapi topping yang porsinya juga jumbo, yakni topping telur, keju, dan kornet.
TRIBUNSOLO.COM, BANDUNG - Gerai roti bakar, pisang bakar, dan olahan mie instan memang mewabah di berbagai kota.
Namun jika Anda liburan ke Bandung, Jabar, ada satu gerai yang tak boleh dilewatkan.
Madtari, begitu nama gerainya, sudah eksis sejak 16 tahun lalu.
Sejak tahun 2000 Madtari konsisten menyajikan menu roti bakar dan pisang bakar.
Gerai Madtari pada 10 tahun pertama masih berupa lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).
Setelah itu, Madtari memindahkan gerobaknya ke sebuah bangunan yang bisa menampung lebih dari 200 orang.
Pemilik Madtari, Dani Madtari, mencoba memanfaatkan pisang tanduk yang melimpah di kota asalnya di Tasikmalaya untuk dijual.
Ia lalu berpikir lagi, jika hanya pisang saja yang ditawarkan, nilai jualnya tidak terlalu tinggi.
Kemudian Dani mencoba membuat suatu sajian makanan berbahan dasar pisang.
Tak disangka, meski sederhana menu pisang bakar yang diberi serutan keju dan meses cokelat mendapat respons positif saat itu.
"Inspirasi awalnya dari pisang," ujar General Manajer Madtari, Herdiaman, di kedai Madtari, Jalan Rangga Gading No 10, Bandung.
" Di Tasikmalaya banyak pisang tanduk lalu dikemas biar ada nilai jualnya dengan menggunakan keju."
Menu roti bakar, pisang, dan mi instan hampir merata penjualannya.
Madtari saat ini punya 43 jenis menu roti bakar.
Mulai dari selai kacang, blueberry, stroberi, juga taburan meses cokelat dan serutan keju.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/inilah-menu-roti-bakar-di-madtari-di-jalan-rangga-gading-no-10-kota-bandung-jabar_20170514_134758.jpg)