Kasus Bom Kampung Melayu Jakarta
Polisi Geledah Sebuah Rumah di Bandung yang Diduga Terkait Bom Kampung Melayu
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, polisi menggeledah sebuah rumah di Bandung
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, polisi menggeledah sebuah rumah di Bandung milik pria berinisial INS.
Diduga, INS berkaitan dengan teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur.
"Satu lagi ada informasi di wilayah Bandung yang saat ini penggeledahan ini memang ada informasi terkait Kampung Melayu," ujar Martinus di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/5/2017).
Polisi, kata Martin, ingin mencari petunjuk di lokasi tersebut.
Barangkali ada barang bukti yang bisa memperkuat anggapan penyidik soal pelaku.
Selain itu, polisi juga menggeledah rumah pria bernama Wiryawan Indra Wijaya di Sukabumi.
Baca: Ini Kronologi Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu, Polisi Pastikan Ada 2 Ledakan
Mulanya, diduga Wiryawan merupakan pelaku pengeboman tersebut karena KTP-nya ditemukan di kantung baju salah satu pelaku yang tewas di lokasi.
Namun, saat rumahnya digerebek, Wiryawan masih hidup.
"Wiryawan itu yang masih hidup orangnya, tapi KTP-nya hilang," kata Martinus.
Hingga saat ini, belum ditemukan kaitan Wiryawan dengan aksi teror tersebut.
Sebelumnya, polisi menduga ada dua pelaku teror bom karena terjadi dua ledakan.
Namun, belum diketahui perkembangan soal terduga pelaku selain INS.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan mengaku sidah mengetahui identitas pelaku teror pengeboman di terminal Kampung Melayu.
Iriawan hanya menyebut inisial pelaku, yakni AS dan I.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/martinus-sitompul_20161205_203858.jpg)