Bagikan Enam Ribu Sertifikat di Solo, Ini Pesan Puan Maharani
Sertifikat ini, lanjutnya, merupakan bukti sah yang legal yang menyatakan bahwa tanah tersebut diakui kepemilikannya.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah melalui oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Pertanahan Nasional Sofyan Djalil menyerahkan 6.057 sertifikat kepada warga di Jawa Tengah, Jumat (26/5/2017).
Pemberian sertifikat secara simbolis diberikan ke 12 penerima di Stadion Sriwedari Solo.
Dalam sambutannya, Puan berpesan agar masyarakat dapat menyimpan dengan baik sertifikat miliknya.
"Diingat luasan tanahnya, sertifikatnya juga dirawat, diberi plastik, " katanya.
Sertifikat ini, lanjutnya, merupakan bukti sah yang legal yang menyatakan bahwa tanah tersebut diakui kepemilikannya.
Ia juga berpesan untuk berfikir baik-baik jika masyarakat ingin mengagunkan sertifikat ke bank.
“Saya berharap tidak menggunakan sertifikatnya untuk pinjam uang ke bank, jika hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, kecuali digunakan untuk modal usaha, " kata Puan.
"Harus mempertimbangkan kemampuan untuk mengembalikan pinjamannya, jangan karena gengsi buat beli motor” pesan Menko PMK tersebut.
Ia berharap sertifikat bisa digunakan untuk hal-hal yang produktif.
Kegiatan Program Penyerahan Sertifikat Hak atas Tanah Program Strategis Nasional Pembinaan dan Fasilitasi serta Kerja Sama Akses Reform ini dihadiri oleh penerima sertifikat dari seluruh Jawa Tengah.
"Di Jawa Tengah baru 46 % yang sudah bersertifikat, maka pemerintah menargetkan 2017 akan memberikan 500 ribu sertifikat, " kata Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Pertanahan Nasional Sofyan Djalil saat memberikan laporan.
Pemerintah menargetkan tahun 2023 seluruh tanah di Provinsi Jawa Tengah sudah tersertifikat.
Penerima sertifikat berasal dari Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, di antaranya berasal dari Sukoharjo, Karanganyar, Tegal dan Boyolali.
"Pembagian sertifikat kali ini yang paling banyak berasal dari Kabupaten Sukoharjo sebanyak 850 sertifikat dan Karanganyar sebanyak 700 sertifikat, " kata Sofyan Djalil.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pembagian-6-ribuan-sertifikat-di-solo_20170526_171125.jpg)