Penangkapan Terduga Teroris di Solo Raya

Tangkap 2 Terduga Teroris di Solo Raya, Densus 88 Geledah Sebuah Ruko di Cemani, Sukoharjo

Seorang terduga teroris, menurut sumber TribunSolo.com, dibekuk di jalan kampung di Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin dini hari.

Tayang:
Penulis: Junianto Setyadi | Editor: Junianto Setyadi
EDI BEBE/GRUP FACEBOOK INFO CEGATAN SOLO
Petugas kepolisian menggeledah sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Sidomukti No 33 Cemani, Grogol, Sukoharjo, Senin (29/5/2017) siang. Sebelumnya Densus 88 dikabarkan menangkap seseorang yang diduga terkait jaringan Nur Solikhin di tempat tersebut. 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO –  Densus 88 Anti-Teror dikabarkan menangkap dua terduga teroris di Solo Raya, yaitu di wilayah Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Karanganyar, Senin (29/5/2017).

Seorang terduga teroris, menurut sumber TribunSolo.com, dibekuk di jalan kampung di  Desa Bugel, Kecamatan Polokarto,  Sukoharjo, Senin dini hari.

 Orang yang ditangkap itu berinisial Wah (30), warga Dukuh Sono, Bugel, Polokarto, Sukoharjo.

“Saat penindakan atau penangkapan terhadap Wah  tidak diketahui oleh masyarakat sekitar sehingga tidak menimbulkan kehebohan,” kata sumber TribunSolo.com, Kamis.

 Adapun Wah diduga ada kaitan dengan  kelompok Nur Sholikhin                       

Sumber lain menyebutkan, sehari-hari Wah bekerja di daerah Cemani, Grogol, Sukojarjo.

Karena itulah polisi kemudian menggeledah tempat kerja Wah, sebuah ruko untuk laundry.

Hal itu tampak dari posting di grup Facebook Info Cegatan Solo, Kamis.

Hanya, sampai berita ini ditulis, belum diketahui apa tepatnya pekerjaan Wah sehari-hari di sana.

Konfirmasi juga belum diperoleh dari Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano.

Ia tak mengangkat ponsel  saat  dihubungi  berkali-kali oleh TribunSolo.com.

Informasi lain, seorang terduga teroris lainnya ditangkap di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Pria itu berinisial berinsial T, asal Dukuh Watusambang, Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, saat dimintai konfirmasi wartawan membenarkan adanya penangkapan itu namun tak berkomentar banyak dengan alasan pihaknya hanya mendukung Densus 88 Anti-Teror. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved