Rahasia Klinik UKM Masjid Al Wustho Mangkunegaran Solo Tetap Eksis hingga Sekarang

Sampai kini, masih banyak warga yang menjadikan Klinik UKM Masjid Al Wustho sebagai rujukan saat berobat.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Suasana klinik Al-Wustho di Masjid Puro Mangkunegaran, Solo, Minggu (29/5/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Klinik UKM Masjid Al Wustho Mangkunegaran yang telah berdiri sejak tahun 1990an tetap eksis hingga sekarang.

Sampai kini, masih banyak warga yang menjadikan Klinik UKM Masjid Al Wustho sebagai rujukan saat berobat.

Saat awal didirikan pada tahun 1990 klinik UKM ini hanya buka seminggu dua kali.

Namun pada tahun 2003 klinik ini mulai buka setiap hari.

"Awal-awalnya dulu itu banyak sampai 25-30 orang per hari itu sering kalau awal-awal itu," kata Hardy, bendahara Klinik Al Wustho, kepada TribunSolo.com, Sabtu (29/5/2017).

"Sekarang tidak begitu banyak, agak berkurang ya karena ada program dari pemerintah itu BPJS," ujarnya.

Meskipun jumlah pasien berkurang saat ini, namun Hardy mengatakan Klinik Al Wustho tetap akan bertahan.

Sebab, banyak pasien berasal dari berbagai wilayah di Kota Solo bahkan ada yang berasal dari kabupaten yang datang untuk berobat.

Klinik tersebut melayani pemeriksaan dan pengobatan, khitan, bedah minor, ANC/Periksa Kehamilan, konsultasi kesehatan, bakti sosial, dan khitanan massal.

Adapun, jadwal buka klinik ini yaitu Senin-Sabtu mulai pukul 16.00 WIB-18.00 WIB (hari Minggu dan hari besar libur.)

Hardy mengatakan bahwa rata-rata pasien yang datang 15 orang per hari.

UKM ini juga membuka kesempatan zakat atau infak operasional bagi masyarakat.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved