Rossi Mengaku Tak Kecewa Meski Finis di Urutan ke-5, Ini Alasannya

Pada awal sesi FP1 yang berlangsung Jumat (30/6/2017) pagi waktu setempat, motor Rossi tiba-tiba mati karena masalah teknis.

Editor: Daryono
KOMPAS.COM/PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP PHOTO
Pembalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, memacu motornya saat menjalani sesi latihan bebas keempat GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Sabtu (6/5/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, HOHENSTEIN-ERNSTTHAL - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, mengaku tidak kecewa meskipun hanya bisa finis di urutan kelima pada balapan GP Jerman, Minggu (2/7/2017).

Rossi mengawali balapan 30 putaran di Sachsenring tersebut dengan start dari posisi ke-9.

Dia sempat berada di posisi keempat sebelum terlewati rekan satu timnya, Maverick Vinales.

"Biasanya saya tidak senang dengan posisi kelima karena saya ingin bersaing untuk naik podium pada setiap balapan."

"Namun, untuk akhir pekan ini, hasil itu tidak terlalu buruk," kata Rossi setelah balapan.

Baca: Ditanya Kapan Pensiun? Ini Jawaban Valentino Rossi

"Terutama karena balapan tadi sangat sulit, sangat ketat, dari awal hingga finis."

"Saya selalu memacu motor hingga maksimal dan selalu ada bepalap lain yang cuma berjarak 0,0 (di bawah satu detik) di belakang," kata dia lagi.

Podium GP Jerman akhirnya ditempati Marc Marquez (Repsol Honda Team), Jonas Folger (Monster Yamaha Tech3), dan Dani Pedrosa (Repsol Honda Team).

Rossi mengaku sedikit kurang beruntung karena motor dengan sasis baru yang jadi pilihannya sempat mengalami kerusakan saat sesi latihan bebas (free practice/FP).

Pada awal sesi FP1 yang berlangsung Jumat (30/6/2017) pagi waktu setempat, motor Rossi tiba-tiba mati karena masalah teknis.

Hal sama terulang besoknya saat dia turun pada FP3.

"Saya juga memulai balapan dari baris ketiga dan di sini cukup sulit untuk melakukan overtake (menyalip)."

"Jika saya start lebih di depan, mungkin saya bisa bertahan dengan Pedrosa dan bersaing untuk memperebutkan podium," ujar Rossi.

Rossi juga mengaku beruntung karena pada akhirnya balapan berlangsung di lintasan yang kering.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved