Terungkap, Masyarakat Luar Negeri Lebih Minati Desain Tato Batik Khas Indonesia
Beberapa batik yang cukup diminati yaitu motif tato batik jawa seperti parang dan patra
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perlahan namun pasti, tato dianggap sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat masa kini.
Sempat dianggap sebagai sesuatu yang tabu, kini banyak orang semakin percaya diri merajah tubuhnya.
Terlepas dari hal itu, desain tato apa yang digemari?
Motif batik rupanya menjadi favorit.
Bahkan lebih diminati oleh masyarakat luar negeri ketimbang orang Indonesia.
"Solo punya batik saat ini memang di banggakan juga, mungkin bahkan dari beberapa teman kami yang ada di luar negeri sering mengambil motif-motif jawa seperti parang, patra," kata ketua penyelenggara Solo Skin Art Exhibition, Prasetya Enggar Pradana Minggu (23/7/2017) siang.
Beberapa batik yang cukup diminati yaitu motif tato batik jawa seperti parang dan patra.
"Sebaliknya orang Indonesia lebih berminat dengan tato motif luar negeri," katanya.
Motif-motif batik yang dikembangkan dan dikombinasi dengan motif mandala.
Di sisi lain, Indonesia memang memiliki beragam motif tatto tradisional.
Mulai dari tatto asal Toraja, Bali, Batak, Mentawai dan Borneo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tato_20170508_111148.jpg)