Ribuan Pengendara Kawasaki Ninja Club Siap Pecahkan Rekor MURI di Gunung Bromo
Di sana, selain pemecahan rekor muri, anggota komunitas bisa menikmati pemandangan alam Bromo yang sungguh luar biasa.
TRIBUNSOLO.COM -- Ribuan bikers yang tergabung dalam komunitas Kawasaki Ninja Club Indonesia berkumpul di Taman Candra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/8/2017).
Mereka berkumpul dalam acara Jambore Nasional (Jamnas) Kawasaki Ninja Club Indonesia yang ke-4 sejak berdiri 17 tahun lalu.
Dalam acara Jamnas ke-4, komunitas ini mengusung misi sosial yakni sosialisasi sekaligus mengkampanyekan Pariwisata dan Budaya yang ada di Kabupaten Pasuruan.
Para peserta yang berasal dari beberapa penjuru wilayah di Indonesia berencana akan memecahkan rekor muri di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Mereka akan membentuk formasi parkir sepeda motor bertuliskan Kawasaki Ninja Club (KNC).
President Kawasaki Ninja Club Indonesia, Rivky Kaka mengatakan, komunitas Kawasaki Ninja Club ini berbeda dengan komunitas lainnya.
Ia mengatakan, komunitasnya ini mengusung misi untuk sosialisasi budaya dan pariwisata.
"Makanya, pelaksanaan tahun ini kami pilih di Pasuruan, karena di sini banyak wisata dan budayanya," katanya kepada Surya.
Ia menerangkan, untuk sektor pariwisata, pihaknya membuat acara di Bromo.
Di sana, selain pemecahan rekor muri, anggota komunitas bisa menikmati pemandangan alam Bromo yang sungguh luar biasa.
Untuk budaya, ia mempromosikan batik Pasuruan.
"Kami pakai ikat kepala motif batik Pasuruan."
"Motifnya itu daun sirih, dan kondisi ini sangat berbeda dengan motif batik lainnya yang ada di Indonesia," tandasnya.
Menurut dia, dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-72 ini, pihaknya sudah menyatakan sikap untuk mendukung sekaligus menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
Kata dia, sikap itu dilakukan anggota komunitas untuk membuktikan bahwa bikers itu ada yang baik hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gunung-bromo_20170202_172024.jpg)