Jumlah Guru Besar UNS Solo Akan Bertambah Dua Lagi Selasa Besok

Suyitno telah menghasilkan sedikitnya lima buku ilmiah dan sembilan karya penelitian terkait kajian sastra.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Wakiy A Rais (kiri) dan Suyitno (tengah), dua dosen UNS Surakarta yang Selasa (15/8/2017) besok akan dikukuhkan sebagai guru besar. ? 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menambah dua orang guru besarnya.

Dua calon guru besar tersebut, pertama, Wakiy A Rais sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Linguistik (Etnolinguistik) dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Kedua, Suyitno sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kajian Sastra dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). 

 Keduanya akan dikukuhkan melalui Sidang Senat Terbuka di Auditorium UNS, Selasa(15/8/2017) besok. 

 Wakit A Rais akan dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-185 UNS dan Guru Besar ke-23 di FIB.

 Sedangkan Suyitno akan dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-184 dan ke-56 di FKIP.

 “Pada pidato pengukuhan, saya akan menyampaikan soal kearifan lokal Jawa dalam hubungannya dengan  bahasa dan budaya Jawa dalam perspektif kajian etnolinguistik,” kata Wakit saat jumpa pers di Kampus UNS, akhir pekan lalu. 

 Adapun Suyitno merupakan dosen FKIP UNS yang aktif dan konsisten dalam menekuni  ilmu kajian sastra.

 Suyitno telah menghasilkan sedikitnya lima buku ilmiah dan sembilan karya penelitian terkait kajian sastra.

Dalam naskah pidato pengukuhan guru besar nanti, Suyitno akan mengupas tuntas terkait adanya multiparadigma dalam kajian sastra.

"Secara umum, kajian karya sastra bersifat multidimensi karena karya sastra adalah refleksi kehidupan yang juga  multidimensi," ungkap Suyitno saat menjelaskan secara singkat pidato pengukuhan guru besarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved