Korban Meninggal Diduga Keracunan Obat Kutu di Boyolali Bertambah Satu Orang

Satu anak lainnya, Qaulan Shakila (9) terlebih dulu meninggal dunia di RS Umi Barokah Boyolali.

Penulis: Labibzamani | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Bibi korban, Tukirah menunjukkan foto keponakannya yang meninggal dunia diduga keracunan obat kutu di Dukuh Tegalombo RT 002/ RW 005, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jateng, Minggu (27/8/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Korban meninggal diduga keracunan obat kutu di Dukuh Tegalombo RT 002/ RW 005, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jateng bertambah satu orang.

Korban meninggal ini adalah Khamilla.

Bocah berusia 4,5 tahun ini meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Pandanaran, Boyolali.

Menurut bibi korban, Tukirah (54), sebelum meninggal Khamilla sempat menjalani perawatan di RS Umi Barokah, Jumat (25/8/2017) malam.

Karena tidak ada perkembangan akhirnya dirujuk ke ICU RS Pandanaran Boyolali.

"Khamilla meninggal tadi malam (Sabtu) sekitar pukul 20.00 WIB dan sudah dimakamkan tadi pagi," kata Tukirah ketika ditemui di rumahnya Dukuh Tegalombo RT 002/ RW 005, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Minggu siang.

Tukirah merasa sangat terpukul dengan kejadian itu.

"Sebelum adiknya ini, terlebih dulu kakaknya meninggal di RS Umi Barokah Jumat (kemarin)," jelas dia.

Khamilla merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan Hardi dan Akhir Rutiyani.

Sementara dua korban lainnya, yakni sang ibu, Akhir Rutiyani dan anak pertamanya Klarissa masih menjalani perawatan di RS Pandanaran Boyolali.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang ibu dan tiga anaknya di Boyolali diduga mengalami keracunan obat kutu, Sabtu (26/8/2017).

Informasi yang diperoleh TribunSolo, sang Ibu, Akhir Rutiyani (35) dan dua anaknya, Klarissa (12) dan Khamilla (4,5) menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pandanaran Boyolali.

Sementara satu anak lainnya, Qaulan Shakila (9) terlebih dulu meninggal dunia di RS Umi Barokah Boyolali. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved