Musim Haji 2017
Fase Pemulangan Jemaah Haji Diprediksi Mengalami Keterlambatan, Ini Alasannya
Ia mengatakan On Time Performance (OTP) Garuda Indonesia saat pemulangan tahun lalu hanya berkisar 80%.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO- Fase pemulangan jemaah haji ke Indonesia di bandara Adi Soemarmo diprediksi mengalami keterlambatan.
Pada pemulangan kloter pertama di Bandara Adi Soemarmo terjadi keterlambatan sekitar 3 jam.
"Sejauh ini itu yang paling lama, selanjutnya paling lama sejam," kata General Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Aryo Wijoseno, Senin (11/9/2017).
Menurut Aryo, keterlambatan dikarenakan padatnya bandara di Arab Saudi.
Baca: Lagi di Bandara, Luna Maya Curhat Begini, Netter: Yang Sering ke Luar Negeri Pasti Paham
"Jadi tergantung otoritas di sana juga, kan padat sekali," terangnya.
Ia mengatakan On Time Performance (OTP) Garuda Indonesia saat pemulangan tahun lalu hanya berkisar 80%.
"Harapannya tahun ini bisa lebih baik," katanya.
Selain itu, barang bawaan jemaah juga biasanya lebih berat dibandingkan ketika berangkat.
"Berangkat paling 7-8 ton, tapi kalau kepulangan bisa 14 ton," katanya.
“Ya tentu harapan kita pada periode tahun ini bisa lebih baik, namun demikian kita tidak bisa berbuat banyak, karena kalau fase pemulangan tergantung situasi dan kondisi di bandara Arab Saudi,” jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gm-garuda-indonesia_20170911_114440.jpg)