Pendampingan Sekolah Model Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo

Dipilihnya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo karena menggunakan model pembelajaran berbasis TIK

Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Para siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo mengikuti pembelajaran berbasis TIK, Jumat 15/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kemendikbud dan Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK) Yogyakarta melakukan pendampingan teknis implementasi pembelajaran inovatif di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Jumat (15/9/2017).

Dipilihnya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo karena menggunakan model pembelajaran berbasis TIK.

Perwakilan Pustekkom Kemdikbud, Afidah Indranurwati, menyampaikan, portal Rumah Belajar dengan alamat belajar kemdikbud.go.id agar dimanfaatkan oleh guru untuk mendukung proses mengajar pembelajaran interaktif di kelas.

Dalam portal itu sendiri terdapat sejumlah fitur menarik seperti Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan Sumber Belajar.

Mereka yang mengunjungi situs ini juga akan menikmati laboratorium maya, kelas maya, Pengembangan Keprofesian berkelanjutan (PKB), peta budaya, wahana jelajah angkasa dari sebuah fitur bernama Sumber Belajar.

Dimana pengunjung bisa mendapatkan penjelasan materi pelajaran secara komprehensif dan interaktif.

"Setiap materi akan dikupas mulai dari kompetensi, materi, simulasi, latihan, dan tes," katanya.

Semua fitur disajikan dengan menggunakan audio video dan animasi, sehingga diharapkan akan memudahkan siswa memahami materi terkait.

Perwakilan dari BPMPR, Bambang Edi Purnomo, mengatakan, BPMRP adalah institusi pendidikan yang mengembangkan dan mendayagunakan TIK berbasis radio.

BPMRPK menyediakan beragam konten pendidikan atau pembelajaran dan sebagai upaya mewujudkan sekolah inovatif berbasis TIK dan ke depan akan dikembangkan dengan pemanfaatan radio pendidikan berbasis streaming.

Sementara itu, Kepala sekolah, Sri Sayekti, menyatakan, kemajuan era digitalisasi internet mengharuskan untuk dapat sigap dan pro aktif dalam menghadapi teknologi.

Teknologi bisa dimanfaatkan dalam mempermudah kegiatan belajar mengajar dan siswa dapat memanfaatkan rumah belajar sebagai sumber belajar dan memperkokoh sekolah model pembelajaran inovatif berbasis TIK.

"Serta mengasah kemampuan Bapak/Ibu guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara baik,” katanya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved