Berlangsung Sebulan, TMMD Reguler Ke-100 di Solo Dianggarkan Rp 1,2 Miliar

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-100 Tahun Anggaran 2017 akan berlangsung selama sebulan.

Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Widi Prasetijono, Dandim 0735/ Surakarta, Letkol Inf Edwin Apria Candra, dan Kapolrerta Solo, AKBP Ribut Hari Wibowo meletakkan batu pertama pembuatan talud dalam TMMD Reguler ke-100 TA 2017 di Joyotakan, Serengan, Rabu (27/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-100 Tahun Anggaran 2017 akan berlangsung selama sebulan.

Dimulai Rabu, 27 September – Kamis, 26 Oktober 2017.

Adapun lokasinya di Kampung Joyotakan RT 002, 003/ RW 001 Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan.

Dandim 0735/ Surakarta, Letkol Inf Edwin Apria Candra, mengtakan, sasaran TMMD ke 100 meliputi fisik dan non fisik.

Baca: TMMD Reguler Ke 100 di Kelurahan Joyotakan, Solo Dimulai

Sasaran fisik meliputi pembuatan talud di Kampung Joyotakan RT 002/ RW 001 dengan volume panjang 332meter x tinggi 4 meter x tinggi bangunan 50 sentimeter.

Relokasi fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) umum sebanyak dua unit di RT 002/ VI Joyotakan.

“Dan pembuatan MCK umum satu unit di RT 002/RW 001 Joyotakan,” kata Dandim dalam pembukaan TMMD Reguler ke-100 di Lapangan Joyotakan, Serengan, Rabu (27/9/2017).

Untuk sasaran non fisik, lanjut Dandim, akan dilakukan penyuluhan kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara dan cinta tanah air, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bidang hukum, kesehatan dan KB, penyuluhan tentang kesehatan masyarakat dan lain-lain.

“Total anggaran TMMD Reguler ke-100 total Rp 1,2 miliar,” katanya.

Sumber dana tersebut berasal dari APBD Provinsi Jateng, APBD kota Surakarta, swadaya masyarakat dan dukungan dari Mabes TNI.

Baca: Setara Ingatkan Presiden Jokowi Berhati-hati kepada Panglima TNI

Sementara jumlah personel yang diterjunkan selama TMMD ada sekitar 150 orang.

Mereka berasal dari unsur TNI/Polri, ormas, Linmas, tokoh masyarakat, dan pelajar.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved