Pemkot Solo Usulkan ke Pemprov Jateng Agar Laksanakan TMMD 4 Kali dalam Setahun

Kalau TMMD dapat dilaksanakan empat kali setahun, kata Rudy akan mempercepat tunjangan pembangunan di daerah pinggiran

Penulis: Labibzamani | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo meletakkan batu pertama pembangunan talud dalam TMMD di Kampung Joyotakan, Serengan, Rabu (27/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemkot Solo mengusulkan kepada Provinsi Jateng agar TMMD tahun depan dapat dilaksanakan selama empat kali.

Demikian disampaikan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam pembukaan TMMD Reguler ke 100 TA 2017 di Kampung Joyotakan, Serengan, Rabu (27/9/2017).

"Ini baru usulan karena selama ini hanya tiga kali setahun," kata Rudy.

Kalau TMMD dapat dilaksanakan empat kali setahun, kata Rudy akan mempercepat tunjangan pembangunan di daerah pinggiran.

Adapun fokusnya adalah pembangunan fisik yang meliputi perbaikan jalan jembatan, penanggulangan banjir, pengerjaan rumah tidak layak huni dan lain-lain.

"Kerja sama antara TNI/Polri ini bagian dari upaya untuk memotong jarak maupun kesenjangan sosial bagi masyarakat itu sendiri," ungkap dia.

Disinggung untuk anggaran TMMD tersebut, kata Rudy, setiap tahun terus mengalami kenaikan.

Namun pihaknya tidak menyebutkan berapa jumlah angkanya tersebut.

"Anggaran untuk TMMD ini terus naik," katanya.

Rudy berharap, melalui TMMD dapat menciptakan kebersamaan dan gotong royong antara masyarakat dengan TNI/Polri. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved