Musim Haji 2017
15 Jemaah Haji Asal Jateng dan DIY Belum Bisa Dipulangkan ke Indonesia Karena Sakit
Sementara jumlah jemaah haji yang telah tiba di Asrama Haji Donohudan sebanyak 29.199 orang dari 82 kelompok terbang (Kloter).
Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebanyak 15 jemaah haji Indonesia asal wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta masih tertinggal di Tanah Suci Makah.
Mereka belum bisa dipulangkan ke Tanah Air karena sedang sakit.
"Mereka masih dirawat di rumah sakit di sana (Makah)," kata Kasubag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Asrama Haji Donohudan, Afief Mundzir, Senin (2/10/2017).
Setelah dinyatakan sembuh, lanjut Afief, para jemaah tersebut dipulangkan bersama kloter lain.
Baca: Pemulangan Jemaah Haji, Sudah 87.022 Haji Tiba di Tanah Air
Baca: Fase Pemulangan Jemaah Haji Diprediksi Mengalami Keterlambatan, Ini Alasannya
Baca: Di Persidangan, Siti Aisyah Bersikeras Ia Tak Membunuh Kim Jong Nam
Sementara pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci Makah masih berlangsung hingga 6 Oktober 2017.
Sementara jumlah jemaah haji yang telah tiba di Asrama Haji Donohudan sebanyak 29.199 orang dari 82 kelompok terbang (Kloter).
Selain sakit, kata Afief jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci mencapai 105 orang.
Mereka telah dimakamkan di Madinah.
"Jemaah haji yang dirujuk ke RSUD Dr Moewardi ada tiga orang," ungkapnya.
Afief mengungkapkan, jemaah haji kloter terakhir yang dipulangkan pada 6 Oktober 2017 berasal dari Jepara dan Banjarnegara.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/asrama-haji-donohudan-boyolali_20171002_101436.jpg)