SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Adakan Bedah Buku Karya Tere Liye
Sehingga bisa membangun kesadaran dalam diri sendiri tentang pentingnya berjuang dan bersabar dalam kehidupan ini.
Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar diskusi tematik melalui bedah buku berjudul “Moga Bunda Disayang Allah” karya Tere Liye di sekolah setempat, Jumat (6/10/2017).
Seorang siswa kelas 2, Ikhwansyah, mengatakan, bedah buku merupakan kegiatan rutin sekolah.
Yakni sebagai wahana mendidik siswa berliterasi sekaligus penanaman karakter.
"Novel ini mengingatkan kita untuk bersabar," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat.
Pesan moral yang ada dalam novel ini, katanya, seorang anak harus patuh pada orang tua.
Selalu berusaha dan pantang menyerah dan selalu bersyukur atas apapun yang didapat.
Selain itu, novel ini mampu mengajak para pembaca untuk menyelami karakter-karakter yang baik.
Sehingga bisa membangun kesadaran dalam diri sendiri tentang pentingnya berjuang dan bersabar dalam kehidupan ini.
Kepala SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Hendro Susilo, menambahkan, tujuan diadakannya kegiatan itu untuk bersama-sama menggerakan dunia literasi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/siswa-siswi-sma-muhammadiyah_20171006_214723.jpg)