Main Game Tanpa Jeda, Remaja 21 Tahun di Cina Ini Alami Kebutaan
Xiaojing yang bekerja sebagai akuntan ingin melepas penat dengan bermain game tanpa jeda.
TRIBUNSOLO.COM - Remaja 21 tahun menderita kebutaan setelah 24 jam bermain game tanpa henti via smartphone.
Menurut gadis yang menyebut dirinya Xiaojing (nama samaran), bemain game adalah satu-satunya hobi yang ia miliki.
Xiaojing bisa menghabiskan malam dan akhir pekan dengan bermain game di smartphone.
Ia bahkan rela memangkas jam tidur dan tak memerhatikan kesehatan tubuhnya.
“Saya sangat ketagihan main game bahkan sampai lupa makan dan mandi,” kata Xiaojing.
“Saya selalu bilang ke diri sendiri ‘ini bakal jadi ronde terakhir’, tapi saya tak bisa berhenti,” ia menambahkan.
Baca: Wapres JK Janjikan Bonus Rp 1 Miliar untuk Peraih Emas di Asian Games 2018
Kisah ketagihan game yang berujung kebutaan ini terjadi pada satu hari libur.
Xiaojing yang bekerja sebagai akuntan ingin melepas penat dengan bermain game tanpa jeda.
Game yang ia mainkan kala itu adalah “Honour of Kings” yang dikembangkan raksasa Cina, Tencent.
Game tersebut sangat populer di Cina, hingga menghimpun 200 juta pengguna.
Setelah beberapa jam asik main game, Xiaojing merasakan penglihatan mata sebelah kanannya buram hingga benar-benar hitam.
Ia hanya bisa melihat dengan mata kiri, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Sabtu (11/7/2017), dari BGR.
Ia pun panik dan segera ke rumah sakit.
Setelah diperiksa, dokter mendiagnosis Xiaojing terkena retinal artery occlusion (oklusi arteri retina).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/main-game_20171007_155017.jpg)