Mengaku Anggota Paspampres, Seorang Pria Tipu Beberapa Pemilik Rumah Makan di Solo Raya

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, membenarkan, adanya laporan kasus dugaan penipuan tersebut.

Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo mendapat laporan kasus dugaan penipuan pesan makanan oleh pemilik usaha rumah makan (RM) di Solo, Jumat (20/10/2017).

Pelaku kasus dugaan penipuan tersebut mengaku sebagai anggota Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) berinisial B dengan pangkat Letkol.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, membenarkan, adanya laporan kasus dugaan penipuan tersebut.

Kasus dugaan penipuan tersebut terjadi pada Sabtu (14/10/2017) lalu.

Baca: Bocah 14 Tahun di Solo Ini Lumpuh, Ibunya Sudah Jual Dua Rumah untuk Pengobatan

Bermula pelaku yang mengaku sebagai anggota Paspampres mendatangi sebuah rumah makan di Solo.

Pelaku merekomendasikan kepada pemilik rumah makan bahwa makanannya tersebut layak disajikan dalam pernikahan putri Presiden, Kahiyang Ayu.

"Pelaku ini merekomendasikan kepada pemilik rumah makan kalau menu makanannya layak untuk sajian dalam pernikahan," kata Kasatreskrim di Solo, Jumat siang.

Setelah itu, pelaku meminta kepada para pemilik rumah makan untuk membawa contoh menu makanan ke Hotel Novotel Solo berlokasi di Jl Gajah Mada. 

Di hotel tersebut pelaku meminta telepon genggam milik para korban dengan alasan akan dipasangi GPS (Global Positioning System) agar tidak disadap orang lain.

Baca: Bakal Merias Calon Suami Kahiyang Ayu, Begini Persiapan Pemilik Rias Pengantin Conny di Kerten Solo

Bukannya dipasangi GPS, justru telepon genggam milik para korban tersebut dibawa lari oleh pelaku.

Tidak hanya di Solo, kata Agus, pelaku juga melakukan penipuan terhadap pemilik rumah makan di wilayah Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo.

"Penampilan pelaku ini sangat meyakinkan sehingga korban percaya apapun yang dikatakan pelaku," katanya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved