Rutan Kelas 1 Solo Gencar Razia Kamar Tahanan Saat Napi Tertidur Pulas
Razia tersebut guna mengetahui apakah para napi tersebut menyimpan barang yang tak seharusnya dibawa ke kamar tahanan
Penulis: Labibzamani | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tak ingin kecolongan terhadap peredaran narkoba dari dalam tahanan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Solo gencar merazia kamar narapidana.
"Ketika para napi tertidur pulas kamarnya kita geledah," kata Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas 1 Solo, Urip Dharma Yoga, di Solo, Minggu (29/10/2017).
Razia tersebut guna mengetahui apakah para napi tersebut menyimpan barang yang tak seharusnya dibawa ke kamar tahanan.
Terlebih telepon genggam yang dapat digunakan napi berkomunikasi dengan pihak luar.
Menurut Urip, telepon genggam biasanya digunakan para napi untuk mengendalikan barang haram tersebut.
"Kalau pada saat dirazia ditemukan ponsel maka kita musnahkan," ungkapnya.
Supaya napi tidak dengan mudah mengendalikan peredaran narkoba dibalik juri besi tahanan Rutan.
Sejauh ini, kata Urip, setiap pengunjung keluarga napi yang datang untuk menjenguk selalu dilakukan pemeriksaan.
Hal ini untuk mengantisipasi agar telepon genggam tidak dengan mudah masuk ke dalam Rutan.
"Juga mengantisipasi barang-barang berbahaya masuk ke Rutan," jelas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/rutan-kelas-1-solo_20171029_100016.jpg)