Menikmati Suasana Pedalaman Kalimantan di Dusun Wisata Meliau
Perlahan nama Dusun Wisata Meliau juga terdengar di negara tetangga Malaysia yang lebih mudah untuk berkunjung
TRIBUNSOLO.COM, KAPUAS HULU - Tamin, salah seorang tokoh masyarakat Suku Dayak Iban menceritakan saat Dusun Meliau mulai membuka diri untuk dikunjungi turis pada tahun 2009.
Suasana lingkungan dusunnya tak seterbuka seperti saat ini.
Misalnya saja tahun tersebut masih sulit listrik, toilet masih tradisional pinggir sungai, termasuk air masih tergantung aliran Sungai Lewoyan.
Selama 2 tahun Tamin berusaha mengkomunikasikan pentingnya menjalin keterbukaan dengan dunia luar.
Tamin tidak sendirian, dia dibantu oleh WWF, World Wild Fund, sebuah lembaga non profit penggiat penyelamatan lingkungan dan keragaman hayati untuk terus membangun Dusun Meliau.
Perlahan desa ini membangun toilet yang standar kesehatan.
Aliran air gunung juga sudah sampai di dusun ini.
Mulai tahun ini, Desa Meliau mulai banyak didatangi para turis dan disebut sebagai Dusun Wisata Meliau.
Kebanyakan turis adalah asal Eropa, Jepang, dan Amerika yang tertarik dengan petualangan alam liar.
Tak sedikit juga peneliti yang datang.
Perlahan nama Dusun Wisata Meliau juga terdengar di negara tetangga Malaysia yang lebih mudah untuk berkunjung.
“Yang sulit itu mengubah beberapa kebiasaan masyarakat sini. Kalau banyak tamu kan kami jadi sibuk dan tak sempat lah meladang atau memancing untuk makan," ucap Tamin. Padahal hasil meladang dan memancing penting untuk kebutuhan sendiri setiap keluarga.
Dusun Wisata Meliau juga didukung oleh Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum atau BBTN BKDS.
“Kami mendukung selama pemanfaatannya baik dan tidak merusak lingkungan. Pasti kami dukung," kata Alexander Melat Aryasa, petugas Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Tingkat Pertama dari Balai.
Dusun Wisata Meliau letaknya berada di dalam Taman Nasional Betung Karihun dan Danau Sentarum, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sungai-leboyan_20171031_091458.jpg)