Kasus Bentrokan di Lapas Nusakambangan, Polisi Tetapkan 7 Tersangka
Perselisihan antar-narapidana pada Selasa (7/11/2017) berujung pada aksi saling serang hingga menyebabkan satu napi tewas.
TRIBUNSOLO.COM, CILACAP - Kepolisian Resor Cilacap menetapkan tujuh tersangka dalam insiden bentrokan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan, Pulau Nusakambangan.
Perselisihan antar-narapidana pada Selasa (7/11/2017) berujung pada aksi saling serang hingga menyebabkan satu napi bernama Tumbur Biondy Alvian Partahi Siburian alias Boni tewas.
Kapolres Cilacap, Ajun Komisaris Besar Djoko Yulianto, kepada awak media, Rabu (8/11/2017), mengatakan, ketujuh tersangka masing-masing bernama David, Jon Tris, Hasan Bisri, serta tiga nama yang diinisial MR, DD, OP dan juga korban tewas, Boni.
“Sementara pelaku pembunuhan atas tersangka Boni (tewas) adalah Sutrisno, seorang narapidana kasus pidana umum penganiayaan,” katanya.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan maraton selama 24 jam terakhir, pihaknya memastikan bahwa bentrokan tersebut dilatarbelakangi perselisihan dua kubu antara kelompok Jhon Kei dan kelompok Jon Tris.
Dalam kehidupan sosial lapas, lanjut Kapolres, budaya saling berebut pengaruh dan dominasi memang sangat kental.
“Bukan cuma teroris dan Jhon Kei, yang bertikai justru semua napi yang sedang berbaur di blok itu. Ada dari narkoba, pidana umum,” ungkap dia.
Dalam kronologinya, Kapolres menceritakan, awal mula perselisihan berangkat dari aksi pelemparan batu oleh kelompok Jon Tris (pidana umum) kepada Jhon Kei di dalam kamarnya sesaat sebelum apel pagi.
Dalam insiden ini, napi Jhon Kei mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuhnya.
Puncaknya pada pukul 12.30 WIB, kelompok Jhon Kei yang beranggotakan empat orang, yakni David, MR, DD, dan juga Boni, mendatangi kamar 20 Blok C untuk balas dendam atas apa yang terjadi pada pimpinannya, Jhon Kei.
Di blok tersebut, terdapat napi Jon Tris dan beberapa napi pidana umum hingga teroris.
“Di kamar 20 Blok C inilah, empat napi kelompok Jhon Kei melakukan pengeroyokan terhadap napi Jon Tris dan Hasan Bisri,” katanya.
Melihat kejadian tersebut, pihak pegawai lapas berteriak meminta tolong hingga membuat napi kelompok Jhon Kei berlari keluar untuk kembali ke kamar masing-masing.
Namun nahas, satu dari anggota kelompok Jhon Kei, yakni Boni, tertinggal di belakang sehingga menjadi bulan-bulanan tiga orang napi kelompok Jon Tris.
“Boni tewas di tempat setelah mengalami luka tikaman pada bagian punggung kanan, perut, dan luka di kepala karena dihantam dengan batu bata,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/nusakambangan_20171108_193230.jpg)