Pembebasan Sandera di Papua, Kapolda dan Pangdam Cenderawasih Nyaris Tertembak
Upaya pembebasan 344 warga sipil terisolasi di tiga tempat itu penuh risiko lantaran KKB terus menghujani aparat dan warga
Editor:
Putradi Pamungkas
(Kontributor Jayapura, Jhon Roy Purba)
Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar, Asisten Operasional Kapolri Irjen Irawan, dan Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI George Enaldus Supit memimpin langsung Operasi Terpadu yang mengevakuasi warga yang diisolasi oleh kelompok kriminal bersenjata di Papua.
Sebelumnya diberitakan, setidaknya ada 1.300 orang dari dua desa, yakni Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dilarang keluar dari kampung itu oleh kelompok bersenjata.
Polisi sebelumnya menduga motif penyanderaan lebih dikarenakan faktor mencari keuntungan.
Kelompok Kriminal Bersenjata memanfaatkan hasil kerja warga di sana yang rata-rata bekerja sebagai pendulang. (Kompas.com)
Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih Nyaris Ditembak Kelompok Penyandera
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/papua_20171119_081127.jpg)