Berbagi Hati Mencintai Dua Orang Sekaligus, Mungkinkah?
Semua pilihan memang berisiko, namun jika logika dan hati saling bekerja sama untuk memilih, Anda pun bisa menghindari risiko terburuk
TRIBUNSOLO.COM - Tidak ada yang lebih membahagiakan daripada jatuh cinta.
amun apa jadinya jika Anda bertemu dengan seseorang yang baru, yang juga membuat jatuh hati?
Apakah wajar mencintai dua orang sekaligus?
Kita sering menganggap bahwa rasa ketertarikan pada orang lain akan lenyap begitu kita memiliki pasangan.
Nyatanya ketertarikan merupakan insting alami manusia yang akan tetap ada.
Ini karena ketika kita melihat orang lain, otak akan mulai memproses informasi visual yang kita lihat dan membuat penilaian instan berdasarkan daya tarik seseorang.
Itu sebabnya banyak pakar yang mengatakan bahwa mencintai dua orang atau lebih bukannya tidak mungkin.
Baca: Emosi Belum Usai, Shafa Aliya Sindir Keras Jennifer Dunn Lewat Foto Ini : Jangan Kasih Kendor!
Ramani Durvasula, Ph.D., seeorang profesor psikologi asal UCLA bahkan mengumpamakan cinta segitiga sama halnya dengan es krim.
Ketertarikan pada orang lain seperti ini adalah sifat yang wajar, dan alamiah.
Jadi sangat mungkin seseorang mencintai dua orang dengan sifat yang berbeda di waktu yang bersamaan.
Saat jatuh cinta, kita di bawah pengaruh permainan hormon yang membuat kita mengalami roller coaster emosi.
Dilansir dari Psychology Today, tim peneliti dari University of Pisa menemukan bahwa pada tahap awal dari hubungan romantis, aktivitas hormon adrenalin, dopamine, oksitosin, norepineprine, dan phenylethylamine bercampur aduk dan meningkat ketika muncul rasa saling ketertarikan antara dua insan, atau lebih.
Uniknya, selama fase euforia, efek relaksasi yang didapatkan dari hormon “mood baik” serotonin akan menurun dan tergantikan dengan obsesi terhadap hubungan.
Sehingga bukannya tidak mungkin kita jadi terus-terusan mengingat kenangan romantis bersamanya.
Peningkatan hormon ini sepenuhnya merupakan hal yang alami.
Mendua
Di momen inilah orang bisa merasakan percikan-percikan rasa tertarik pada orang lain, walaupun ia sudah punya pasangan.
Kadang semakin orang merasa nyaman dan bahagia dengan diri sendiri dari luar-dalam, semakin mudah ia menerima keberadaan orang lain sehingga bukannya tidak mungkin juga untuk jatuh cinta padanya.
Baca: Radja Nainggolan Tegaskan Komitmen dan Ingin Fokus di AS Roma
Meski wajar, mencintai dua orang sekaligus bukan hal yang mudah, apalagi bila dilakukan sembunyi-sembunyi.
Karena pada dasarnya hubungan yang asyik adalah yang menyenangkan kedua pihak.
Nah bila salah satu merasa tersakiti, maka akan muncul masalah di kemudian hari.
Sehingga hal terbaik adalah memilih salah satu.
Memang, tidak ada rumus tertentu yang bisa membuat kita memantapkan hati untuk memilih yang mana.
Namun semua keputusan pada akhirnya akan kembali pada diri sendiri.
Jangan terburu-buru, biarkan alam menyeleksi mana yang paling baik untuk Anda.
Semua pilihan memang berisiko, namun jika logika dan hati saling bekerja sama untuk memilih, Anda pun bisa menghindari risiko terburuk dan hidup lebih bahagia. (Kompas.com/Wisnubrata)
Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Wajarkah jika Kita Mencintai Dua Orang Sekaligus?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi_20171123_132245.jpg)