THR Sriwedari Solo Berhenti Beroperasi, Pengelola Mulai Berkemas Hari Ini
Di panggung pertunjukkan terpasang spanduk ucapan terima kasih. "Matur nuwun warga Solo, sudah memberi tempat kepada kami selama 32 tahun ini."
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kuda-kudaan di komidi putar yang biasa tegak berdiri dan berputar tanpa kenal lelah kini sudah terbaring di tanah.
Kapal di wahana kiddy boat telah lepas dari besi penambatnya.
Enam kapal kecil kemudian "dilabuhkan" di tempat penyimpanan sementara.
Rel monorail yang biasa mengantarkan wisatawan menikmati gemerlap Sriwedari dari ketinggian juga sudah mulai dipotong.
Baca: Kepala BNN, Budi Waseso, Beberkan Temuan Terkait Penggeledahan Pabrik Pil PCC di Gilingan Solo
Sementara, aneka perlengkapan wahana ketangkasan seperti lempar gelang dan lainnya sudah mulai dikemas para pegawai.
Spanduk perpisahan terpasang di beberapa sudut.
Di panggung pertunjukan terpasang spanduk ucapan terima kasih.
"Matur nuwun warga Solo, sudah memberi tempat kepada kami selama 32 tahun ini."
"Semoga THR Selalu Di Hati, mohon doa restu dan sampai jumpa lagi."
Di sebelah wahana mini roller coaster juga terpampang ucapan perpisahan.
Baca: Budi Waseso : Pabrik PCC di Solo Bukan Ecek-ecek, Sehari Hasilkan 50 Ribu Butir Pil
Salah satunya bertuliskan Sayonara Sriwedari.
Kondisi itu yang tergambar di Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari, Senin (4/12/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/thr_20171204_143709.jpg)